Ilustrasi Awan Columonimbus/ Net

Cuaca mendung mengitari langit Merauke hari ini. Hal itu disebabkan terjadi pertumbuhan awan comulonimbus di perairan Arafuru Selatan Merauke.

Kepala Stasiun Meteorologi Mopah Merauke, Gatot Rudiantoro saat dikonfirmasi RMOL PAPUA mengungkapkan, pertumbuhan awan comulonimbus di perairan Arafuru Selatan Merauke dapat berpotensi terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat meningkatkan tinggi gelombang.

Tampak mendung di langit Merauke, Rabu (25/3) pukul 11.35 WIT

“Prakiraan cuaca di Merauke dan sekitarnya pada malam dan dini hari terjadi hujan lokal,” tuturnya via teleppn seluler, Rabu (25/3).

Adapun gelombang laut di perairan Amamapere, Agats setinggi 0,25-0,75 meter, perairan Yos Sudarso dan Merauke setinggi 0,5-1 meter, dan laut Arafuru bagian timur setinggi 0,75-1,5 meter.

Sambungnya, pasang maksimum air laut setinggi 4,9 meter jam 14.00 WIT dan 4,7 meter jam 03.00 dini hari. Kemudian, surut minimum setinggi 2,3 meter pada jam 09.00 Wit dan 1,4 jam 21.00 WIT.

“Untuk seminggu kedepan berpeluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat angin dari timur hingga selatan dengan kecepatan mak 10 km/jam,” beber Gatot.

Dia mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan informasi dari BMKG yang telah di update.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here