Kepala Dinas Sosial Kabupaten Merauke, Yohanes Samkakai saat diwawancarai awak media/RMOL PAPUA

Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan oleh Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah mulai dibagikan kepada Masyarakat.

Tak terkecuali Masyarakat Kabupaten Merauke yang saat ini sedang menanti bantuan tersebut. Namun pemberian BST tersebut bukan menjadi solusi melainkan menimbulkan masalah baru.

Masalah baru tersebut adalah berkaitan dengan pendataan dari warga penerima BST yang dianggap tidak tepat sasaran. Sehingga sejumlah Masyarakat terpaksa mendatangi Kantor Dinas Sosial Kabupaten Merauke. Rabu, (20/5)

Masyarakat mendatangi Kantor Dinas Sosial guna mempertanyakan perihal kejelasan mengenai bantuan kepada masyarakat yang sampai saat ini belum tersalurkan dengan baik.

Kedatangan masyarakat yang memberikan aspirasi ini langsung diterima oleh Kelapa Dinas Sosial dan Kepala Distrik Kabupaten Merauke.

Menurut Kepala Dinas Sosial, Yohanes Samkakai, khusus untuk BST sudah ada petunjuk dari Kementerian Sosial bahwa di daerah bisa mengganti jika ada data orang yang mampu diganti dengan yang tidak mampu, tetapi kuotanya harus sama sesuai yang telah diberikan oleh Kementerian.

“BST Ini melalui Kemensos dan sudah ada aturannya. Kami di daerah bisa ganti namun kuotanya tetap sama sesuai dari Kementerian” Jelas Yohanes.

Dirinya menghimbau kepada Masyarakat untuk bersabar karena aspirasi dari masyarakat telah disampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merauke, dan masih harus melalui tahapan dan proses, sehingga tidak bisa langsung menghasilkan keputusan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here