RSUD Merauke Mulai Berlangganan PLN Premium dr.Yenny: Ini Sangat Membantu Kami

Direktur RSUD Merauke,dr. Yenny Mahuze/RMOL PAPUA

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke melakukan terobosan baru dengan membangun kerja sama dengan pihak PT. PLN dalam hal pelayanan penerangan premium.

Selama ini, ketika terjadi pemadaman lampu atau listrik secara tiba-tiba, RSUD merauke sering mengalihkan dayanya kemesin jenset.

Mengalihkan daya ini memerlukan waktu 10 menit bahkan 30 menit untuk kemudian listrik menyala kembali.

Sedangkan kalau berlanganan PLN Premium hanya memerlukan waktu 3 detik daya aliran listrik kembali menyala secara normal karena ada yang namanya alat UPS.

Alat ini menampung aliran listrik dan apa bila terjadi pemadaman listrik secara tiba-tiba maka alat ini akan di gunakan dan penggunaannya hanya memerlukan waktu 3 detik aliran listrik kembali menyala normal.

“Saat ini kami RSUD Merauke mulai berlanganan PLN Premium yang mana PLN Premium ini ketika terjadi pemadaman listrik tiba-tiba hanya dalam waktu 3 detik aliran listrik menyala kembali,” kata dr. Yenny Mahuze sebagai Direktur RSUD Merauke ini kepada Reporter RMOL PAPUA, Selasa (23/6).

Lebih lanjut dr. Yenny mengungkapkan, fasilitas yang digunakan di RSUD dibilang mahal dan sensitif sehingga ketika terjadi pemadaman bisa terjadi kerusakan.

Direktur RSUD Merauke,dr. Yenny Mahuze bersama pegawai PLN Merauke/RMOL PAPUA

“Selama ini kami di RSUD selalu mengunakan jenset apa bila listrik padam dan penggunaan mesin jenset ini merlukan waktu 10 sampai 30 menit, sedangkan alat-alat dan pasilitas yang kita gunakan di RSUD ini sangat mahal semua yang kita pakai dan sangat sensitif. Apabila terjadi pemadaman, alat-alat yang kita pakai bisa rusak,” ungkapnya.

Kerja sama ini dinilai olehnya dapat menunjang dan membantu pihaknya di RSUD Merauke.

“Dengan adanya berlanganan PLN Premium ini sangat menunjang karena hanya memerlukan waktu 3 detik lampu menyala kembali, ini sangat membantu kami dalam penggunaan dan perawatan alat yang kita pakai,” tutupnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here