Aparat TNI Polri Merauke saat melakuakn simulasi Sispamkota. Selasa (1/9)

Ratusan Porsenil TNI dan Polri terlihat berusaha mengamankan aksi unjuk rasa Anarkis di sekitaran jalan Brawijaya Merauke, terlihat beberapa orang dari kelompok pengunjuk rasa berusaha menghantam barisan TNI Polri yang sedang berjejer menggunakan peralatan pengaman lengkap. Selasa (1/9)

Namun aksi tersebut bukanlah bentrokan sungguhan antara aparat TNI Polri dengan pengunjuk rasa sungguhan, melaikan sebuah simulasi yang melibatkan ratusan Personil TNI dan Polri dalam sebuah kegitan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Simpamkota) yang bertempat dijalan Brawijaya Merauke, Papua.

Kegiatan Simulasi Sispamkota ini juga disaksikan secara langsung oleh Kepala Kepolisian Resor Merauke AKBP Ary Purwanto, Sik didampingi Dandim 1707 Merauke Letkol Inf. Eka Ganta Chandra, Sip dan Penyelenggara Pilkada dan tokoh-tokoh masyarakat.

Dalam simulasi Sispamkota ini diasumsikan adanya aksi unjuk rasa yang berlangsung anarkis paska pelaksanaan tahapan Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Merauke.

Dalam konfirmasinya Kapolres Merauke AKBP Ari Purwanto, melalui Humas Polres Merauke mengatrakan bahwa kegiatan yang disaksikan langsung oleh para penyelenggara Pilkada dan Tokoh Masyarkaat ini adalah guna mengantisipasi pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Merauke tahun 2020 ini.

Selanjutnya dirinya mengatakan bahwa tujuan dari dilaksanakan kegiatan ini adalah agar porsenil TNI dan Polri dapat mengetahui potensi-potensi apa saja yang terjadi selama pelaksanaan tahapan pengamanan Pilkada ketika dilapangan, serta bagaimana cara penanganan, tahapan, serta penggunaan kekuaatan dan perbantuan TNI saat terjadi eskalasi meningkat.

Dirinyapun berharap agar pelaksanaan tahapan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 dapat berjalan dengan aman, tenang, dan lancar, serta sitkamtibmas tetap kondusif.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here