Sebuah video berdurasi 49 detik yang beredar disosial media yang memperlihatkan 4 orang lelaki sedang melakukan transaksi sejumlah uang dikamar hotel sontak membuat heboh masyarakat Indonesia, khususnya Masyakat Merauke. Selasa (8/9)

Bagaimana tidak video yang diunggah oleh chanel Youtube Merauke Bersatu itu disertai dengan caption yang menyerang personal salah seorang bakal kandidat calon Bupati Merauke, Hendrikus Mahuze dengan mengtakan bahwa kegiatan dalam video itu adalah bentuk suap dari Hendrikus Mahuze kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Tak menunggu waktu lama tudingan dari video tersebut langsung di bantah oleh Hendikus Mahuze sebagai pihak yang namanya disebut memberikan suap kepada PKS, dirinya mengatakan bahwa tuduhan dari video itu adalah suatu hal yang terlalu dipolitisir oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Video yang dikeluarkan pada tanggal 8 september kemarin, pada hari ini saya menyampaikan bahwa terkait dengan video tersebut dikeluarkan oleh oknum yang tidak bertanggun jawab, saya pikir itu terlalu dipolitisir oleh orang-orang yang memang tidak mengatahui secara pasti bahwa kejadian itu seperti apa.” Ucapnya kepada Rmol Papua melalui telepon seluler. Kamis (10/9)

Dirinya menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan dalam kamar hotel tersebut bukanlah suap terhadap partai politk atau yang biasa disebut dengan mahar politik, melainkan uang tersebut adalah uang untuk untuk pemenangan kampanye yang oleh timnya dipercayakan kepada Partai Keadilan Sejahtera untuk mengelolahnya dalam hal pembelian atribut dan alat peraga kampanye.

“Uang yang secara tidak langsung tergambar didalam video itu adalah uang pemenangan kampanye yang memang pada saat itu kami percayakan kepada partai keadilan sejahtera untuk bertanggung jawab mengurus atribut kampanye kita, atau alat peraga kita mulai dari sekarang sampai nanti pada masa kampanye dan juga berkaitan dengan kebutuhan lainnya seperti baliho dan lain lain yang memang kami memberikan dan aitu membuktikan kepada partai bahwa kami siap.” Jelasnya

Hendrik pun menambahkan bahawa timnya telah mengetahui identitas pelaku penyebar video itu, sehingga pihaknya dan pihak PKS akan mengambil langkah hukum atas tindakan tersebut.

“Kami dari tim Hermes sudah mengantongi nama dari oknum yang telah menyebar video kami dan secara hukum kami akan lakukan langkah-langkah, sehingga kami akan berkoordinasi dengan kuasa hukum kami dan mungkin akan segera dilaporkan kepada pihak berwajib , karena posisinya kami disini telah dirugikan.” Tegasnya

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here