Resiko Kerja Tinggi, KSOP dan Pelindo Merauke Optimalkan Penerapan “Safety” di Lingkungan Pelabuhan

Merauke, 7 Agustus 2024 - Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan bersama PT. Pelindo Regional IV Merauke melaksanakan penandatanganan Komitmen Mutu, Keselamatan Kerja, Keamananan dan Lingkungan di Terminal Peti Kemas Merauke.


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala KSOP Merauke, Capt. Julivan Charlie L. Salindeho, General Manager PT. Pelindo Regional IV Merauke, Anthonius Dianserai Marani, Perwakilan Polsek KP3 Laut dan Ketua serta Sekretaris TKBM Merauke.

Capt. Julivan Charlie L. Salindeho menjelaskan bahwa pelabuhan merupakan daerah yang tertutup namun juga terbuka bagi siapapun yang berkepentingan dan keselamatan merupakan aspek penting dalam operasional pelabuhan karena kegiatan yang dilakukan selalu memiliki resiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi.

Selain diperlukannya kesadaran dari pekerja untuk mengutamakan kesalamatan dalam bekerja, dirinya juga mengatakan bahwa perlu adanya rasa tanggung jawab bersama untuk saling mengingatkan dan saling menjaga keamanan serta ketertiban diwilayah pelabuhan.

“Kita kan ada program dari KSOP, Pelindo dan Polsek KP3 yang mana setiap pagi hari selalu melakukan patroli untuk menyampaikan sosialisasi tentang wilayah dipelabuhan ini karena kita membutuhkan dukungan dari semua agar dapat tercipta situasi yang tertip. Apalagi anak-anak yang biasa bermain atau siapapun yang sekiranya dilihat tidak berkepentingan dalam area pelabuhan boleh diingatkan untuk tidak berada diarea tersebut.” Katanya.

Lanjut bahwa selain kesadaran penuh dari para pekerja , perusahaan juga wajib mendukung keselamatan dilingkungan kerja yakni melalui perbaikan operasional terminal dan area pelabuhan yang berstandar, apalagi Merauke sudah menjadi ibukota dari Provinsi Papua Selatan.

Sementara itu GM PT. Pelindo Regional IV Merauke turut menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan penataan dilingkungan pelabuhan yaitu penataan untuk barang mulai dari pembongkaran kontainer dari kapal untuk dibawa kelapangan penumpukan, kemudian barang yang dikeluarkan dari kontainer. Juga  penataan untuk manusia khususnya tanda pengenal mulai dari id card, rompi, helm dan sepatu safety. Serta penataan untuk lahan parkir.

“Kami harus arahkan parkir kendaraan pada satu tempat karena potensi kecelakaan kerja sangat tinggi. Kami mau semua datang dengan selamat dan pulang juga harus dengan selamat. Itu yang kami harapkan, sebab itu kita lakukan penataan agar wajah pelabuhan Merauke bisa berubah.” Demikian.